Jose Mourinho Puas Dengan Pencapaiannya Saat Menangani Real Madrid

Agen Bola – Jose Mourinho merasa puas dengan periode yang ia jalani saat menangani Real Madrid, hal itu ia ungkapkan jelang laga Piala Super UEFA. Di laga tersebut tim asuhan Mou saat ini Manchester United akan berhadapan dengan mantan klubnya itu.

Manajer United itu tidak menyesal dengan apa yang telah ia lakukan saat menangani Madrid, ia bahkan menyatakan telah memberikan lebih banyak hal kepada klub raksasa Spanyol itu dibanding klub lain yang pernah ia tangani.

Mourinho bertugas di Santiago Bernabeu pada 2010 hingga 2013 dan di sana ia berhasil menjuarai La Liga Spanyol musim 2011/12, namun gagal meraih trofi Liga Champions.

Akan tetapi Mourinho memutuskan pergi dari klub dan kabarnya hal itu disebabkan karena ada hubungan yang kurang baik dengan para pemain kunci seperti Iker Casillas, Cristiano Ronaldo, dan Sergio Ramos, yang pekan ini menyebut Mourinho ‘hanya pelatih biasa’.

Jose Mourinho Puas Dengan Pencapaiannya Di Real Madrid

Agen Taruhan Bola – Jelang laga yang akan mempertemukan Unitad dan Madrid di ajang Piala Super UEFA di Skopje pada Rabu (9/8) dini hari WIB, Mourinho pun menegaskan bahwa ia meninggalkan klub ibu kota Spanyol itu dengan rasa puas karena telah menjalankan pekerjaannya dengan baik.

“Saya merasa lega dan tidak punya apa-apa lagi untuk diberikan. Saya bisa mengatakan, saya telah memberikan lebih banyak hal kepada Real Madrid dibanding yang pernah saya berikan untuk klub lain yang pernah saya tangani,” ujar Mourinho seperti dikutip dari Goal Internasional.

“Saya pergi dengan tenang, saya hengkang tanpa keinginan untuk mengungkap masalah personal.”

Mourinho merasa sudah memberikan yang terbaik untuk Madrid, hal itu ia sampaikan saat ditanya tentang perbedaan antara Madrid asuhannya dengan mereka yang kini dilatih Zinedine Zidane dan telah sukses meraih dua gelar juara Liga Champions secara beruntun.

“Perbedaan mendasarnya adalah ketika saya tiba mereka bahkan tidak berada di puncak klasemen grup [Liga Champions],” ungkap manajer asal Portugal itu.

“Itu adalah tim yang meski punya sejarah besar tapi mereka tidak bisa melewati perempat-final. Para pemain penting mereka tidak pernah bermain di semi-final Liga Champions.”

“Ketika saya pergi mereka telah menjadi tim yang bermain di tiga semi-final Liga Champions secara beruntun, menjadi juara Spanyol, memenangkan laga di kandang dan juga tandang. Terdapat perbedaan yang kecil dan besar.”

“Saya pergi dan nampaknya setelah itu sulit bagi pihak lain untuk mengatakan banyak hal bagus tentang saya.”